Bahagia Bayar Pajak, Giring Nidji Minta Ini ke Sri Mulyani

Kamis,14 Sepember 2017 WIB   /   0 Comment



Harianbogor.com - Vokalis Nidji, Giring Ganesha Djumaryo atau yang akrab disapa Giring mengaku pasrah dengan pungutan pajak royalti sebesar 15 persen, maupun Norma Perhitungan Penghasilan Netto (NPPN) yang dikenakan sebesar 50 persen untuk para pekerja seni.

Pajak ini diharapkannya dapat diiringi dengan upaya pemerintah dalam membangun ekosistem industri hiburan Tanah Air, termasuk musik.

Giring mencontohkan, jika di endorse kena pajak honorer 50 persen. Semisal Giring mendapat honor Rp 10 juta dari perusahaan yang menggunakan fotonya pada sebuah produk atau acara, maka bayar Rp 5 juta. Begitupun dengan pungutan pajak royalti sebesar 15 persen. Contohnya dapat royalti dari Rp 10 juta, dikenakan 15 persen, berarti Rp 1,5 juta.

"Kalau mau dipajakin oke, tapi jangan ditambahin lagi pajaknya. Karena saya yakin, artis kalau sudah masuk label recording, apalagi bikin Perusahaan Terbuka (PT), pasti bayar pajak," kata dia saat berbincang dengan wartawan di Jakarta, seperti ditulis Kamis (14/9/2017).

Pelantun tembang "Laskar Pelangi" itupun mengklaim taat membayar pajak. Sebelumnya Giring juga sudah ikut program pengampunan pajak (tax amnesty) dengan melaporkan seluruh harta atau asetnya kepada Ditjen Pajak.

"Saya sudah masuk label recording PT Musica Studio, dan setiap tahun taat bayar pajak. Enggak besar sih, tapi lumayan. Kemarin juga sudah ikut tax amnesty. Jadi sebenarnya saya 

malah happy bayar pajak, karena bisa ikut berpartisipasi untuk negara," Giring menerangkan.

Namun demikian, Giring meminta kepada Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf untuk bersama membangun ekosistem industri hiburan maupun industri kreatif dari hulu sampai hilir secara sehat dan berkesinambungan.

"Bayar pajak sudah, nah pemerintah bantuin kita juga dong di industri musik supaya ekosistemnya baik. Situs-situs download ilegal ditutup, mempromosikan situs-situs dan streaming musik legal, tempat pageralan seni di perbankan, dan penegakkan hukum ditingkatkan. Sikat semua pembajak VCD dan DVD," Giring berharap.

Komentar