Nvidia Bangun Warnet Game "iCafe" Dukung Ekosistem eSport Indonesia

Rabu,25 Oktober 2017 WIB   /   0 Comment



Harianbogor.com - Teknologi, - Nvidia bertekad mengembangkan ekosistem eSport di Indonesia dengan membangun warnet game yang diberi nama iCafe. Jumlah pertumbuhan iCafe cukup pesat. Hingga akhir Oktober 2017 lalu, terhadap 40 gerai iCafe di 35 kota di Indonesia.

Di akhir tahun 2017, perusahaan penyedia prosesor grafis tersebut menargetkan pertumbuhan jumlah iCafe mencapai 50 gerai.

Dalam membangun ekosistem eSport, Perjalanan Nvidia bisa dibilang panjang. Untuk menghimpun peminat, Nvidia mendekati pada pelaku usaha dan komunitas. 
Awalnya, Nvidia mengajak para pelaku bisnis untuk berinvestasi membangun sebuah gerai 'warnet' yang disertifikasi oleh perusahaan grafis asal Amerika Serikat tersebut.

Gayung pun bersambut. Ide Nvidia untuk merintis komunitas eSport diterima oleh tiga Kota dengan Komunitas 'Gamers' terbanyak pada 2015. Kota tersebut di antaranya adalah Palembang, Samarinda, dan Surabaya.   

"iCafe di tiga kota ini bisa dibilang berhasil. Bahkan di Palembang, pemilik iCafe selalu mengatakan bahwa gerainya selalu penuh. Terutama di hari libur. Padahal, Komputer di sana sudah tersedia sebanyak 200 unit," ujar Haryono Kartono, Country Bussiness NvidiaIndonesia kepada KompasTekno di sela pembukaan iCafe di Solo, Selasa (25/10/2017).

Perkembangan iCafe besutan Nvidia kemudian disusul oleh kota-kota besar lainnya. Per Oktober 2017, Nvidia menyebutkan pihaknya telah melakukan sertifikasi terhadap 40 gerai iCafe di 35 Kota dari seluruh penjuru Indonesia.

Dalam melakukan sertifikasi terhadap iCafe, Haryono mengaku pihaknya memberlakukan standar yang tinggi. Pemilik usaha harus mampu menyediakan sedikitnya 100 unit PC dengan kualitas grafis standar internasional. Pengunjung iCafe pun dilarang merokok dan mengenakan seragam sekolah.

Quality Control pun dilakukan cukup ketat. Setiap tahun, Nvidia akan melakukan inspeksi ke jaringan iCafe miliknya untuk mengecek apakah standar yang ditetapkan terlaksana dengan baik. Jika tidak, Pihaknya akan memberi waktu sebulan untuk memperbaiki kinerja.

"Kami ingin jaringan iCafe dapat memberikan pengalaman terbaik untuk mengembangkan eSport. Apalagi Tahun depan Indonesia akan jadi negara percobaan penyelenggara turnamen eSport tingkat dunia," tambahnya.

Peminat eSport makin bertambah

Digalakkannya eSport sebagai salah satu cabang olahraga tampaknya membuahkan hasil. Melalui iCafe besutan Nvidia, perusahaan grafis tersebut mengklaim bahwa jumlah peminat eSport semakin bertambah.

Dalam setahun, sekitar 250 wajah baru selalu muncul untuk mengisi turnamen eSport tahunan tingkat pemula. Padahal sebelumnya, pemain eSport hanya didominasi oleh orang yang sama.

"Biasanya dalam perlombaan eSport seperti DoTA 2, yang menang orangnya hanya itu-itu saja. Tapi sekarang ada regenerasi karena kami sengaja buat turnamen untuk pemula," tutur Haryono.

Ke depannya, Haryono berharap eSport Indonesia dapat lebih maju. Bahkan menyaingi Singapura dan Filipina yang merupakan jawara dalam bidang ini.

"Tahun lalu Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa eSport harus mendapat tempat dan perhatian. Karena sektor ini memang strategis untuk Indonesia," tutup Haryono. 

Komentar