Wisata

Serunya Eksplorasi Destinasi Baru di Australia

Australia identik dengan Kanguru, Koala, dan hewan-hewan eksotik lainnya, serta kota-kota besarnya seperti Sydney atau Melbourne. Namun, mencoba destinasi baru di suatu tempat memang menyenangkan. Jika ingin mengunjungi Australia dalam waktu dekat, cobalah untuk mengeksplorasi hal-hal baru. Sebab pada 2018, Australia memiliki hal-hal seru yang memperkaya pengalaman traveling Anda.

1. Perth, kota global yang baru

Dengan munculnya lanskap seni dan restoran-restoran hype baru, Perth telah mengubah citra dirinya dari kota pelajar serius menjadi pusat gaya hidup dan petualangan. Tahukah Anda, ternyata hanya membutuhkan 4,5 jam penerbangan dari Jakarta ke ibu kota Australia Barat ini.

Salah satu perubahan yang paling mencolok adalah lanskap seni yang berkembang pesat di Perth. Tempat-tempat yang Instagrammable ini tersebar di 80 jalan, bangunan dan tembok di seluruh kota Perth. Selain seni, pantai adalah destinasi utama kota ini. Contohnya, pantai Scarborough, yang sedang dalam proses renovasi senilai 100 juta Dollar Australia ini, akan memberikan pengunjung pengalaman yang berbeda dengan kolam pantai, kafe, restoran, kios, taman skateboard, dan instalasi seni di ruang publik.

2. Lebih dekat dengan kehidupan alam liar di barat Sydney

Sebuah kebun binatang terbuka akan mulai beroperasi di barat Sydney pada tahun 2018. Kebun Binatang Sydney akan memiliki 30 kandang habitat binatang, dan tersedia undakan khusus agar pengunjung dapatmelihat hewan-hewan eksotis dari atas.

Kebun binatang ini adalah bagian dari tren baru yang sedang menjamur di Australia, yaitu berupa pengalaman alam liar “tanpa-pagar”, yang intim, natural dengan alam sebagai latarnya.

Di Tasmanian Devil Unzoo, yang terletak satu jam perjalanan dari Hobart, pengunjung dapat melihat beberapa hewan khas seperti Tasmanian devils, Possum emas, Kangguru, dan Eastern Quoll di habitat alami mereka tanpa pagar pembatas.

Pengalaman alam liar lain juga dapat ditemukan di Tanjung Wilsons, Gippsland, Victoria, di mana Wildlife Coast Cruises telah meluncurkan pesiar paus selama 6 jam. Kapal ini akan berangkat dari Port Welshpool, 2,5 jam dari Melbourne melewati Jalan Raya Gippsland Selatan.

3. Great eight di Great Barrier Reef

Great Barrier Reef di Queensland memiliki delapan bintang baru – atau disebut juga ‘The Great Eight’ yaitu vhewan-hewan laut yang aneh dan unik yang dapat dilihat selagi menyelam di gugusan terumbukarang terbesar di dunia.

‘Great Eight’ terdiri dari ikan badut, Kerang raksasa, ikan pari, Ikan Napoleon Maori, kerapu kentang, hiu, penyu, dan paus. Hewan-hewan ‘Great Eight’ ini dapat ditemui di daerah selatan Great Barrier Reef, termasuk pengalaman berinteraksi dengan ikan-ikan pari di Lady Elliott Island. Sebagai alternatif, beberapa anggota Great Eight, seperti hiu, dapat ditemukan di aquarium baru Cairns Aquarium yang sudah dibuka sejak September 2017. Di aquarium ini, pengunjung bisa menemukan kandang bawah air dengan 10 ekosistem dan 71 habitat

4. Bangkitnya Posh-tel

Industri pariwisata perlahan mulai berubah, dengan munculnya akomodasi-akomodasi stylish dengan harga terjangkau. Pada bulan Januari 2018, Byron Bay YHA akan meresmikan penambahan kapasitas dari 100 menjadi 199 tempat tidur dengan tambahan area penerima tamu dan area bersama.

Salah satu yang menjadi tujuan turis-turis hip adalah The Capsule Hotel di Sydney, yang telah diresmikan bulan Mei 2017. Seperti namanya, hotel ini menonjolkan kapsul-kapsul tidur canggih yangdisertai dengan fasilitas bersama sebagai alternatif menginap selama berada di Australia. Hotel-hotel lain juga ikut mempercantik diri seperti hotel Tribe dan Aloft, yang dibuka di Perth tahun ini, serta Rambutan Townsville yang berada di the Great Barrier Reef.

Selain posh-tel, budaya “pub-stays” juga kembali merajai industri akomodasi Australia. Pub-stays adalah tempat-tempat minum alkohol yang juga menyediakan kamar untuk menginap. Tetapi, di era ini, pub-pub Australia berlomba-lomba untuk membuat suasana yang unik dengan ornamen, interior, dan furnitur yang apik.

5. Canberra, Ibu Kota hip

Canberra baru saja dinobatkan sebagai kota ketiga terbaik untuk dikunjungi di tahun 2018 oleh Lonely Planet. Dan tentunya, hal ini bukan tanp alasan! Bayangan Ibukota yang kental akan nuansa politik dan kaku, telah berganti menjadi Canberra yang penuh kehidupan dengan tempat-tempat edgy yang baru. New Acton dan Braddon adalah salah satu pusat gaya hidup yang paling hip saat ini.

Canberra juga merupakan rumah dari museum-museum seru seperti National Museum of Australia, National Portrait Gallery, dan Australian War Memorial. Di pertengahan tahun 2018, Canberra akan menjadi tuan rumah untuk pameran Cartier: The Exhibition yang akan diadakan pada tanggal 30 Maret hingga 22 Juli 2018 di National Gallery of Australia. Gelaran ini akan memamerkan lebih dari 300 perhiasan paling mewah sedunia, termasuk dari koleksi keluarga kerajaan, berlian, zamrud, dan batu mulai lainnya.

Canberra yang baru juga akan menjadi pusat dari destinasi-destinasi Instagrammable seperti tanggautama Hotel-Hotel dan James Turrell’s Within Without, yang buka selama 24 jam. Untuk pilihan makanan, Anda bisa berkunjung ke A Baker, dengan interior yang chic.

Para pecinta dessert dapat mengunjungi Braddon Lonsdale Street, tempat dari Frugii Dessert Laboratory yang menjual es-krim unik dengan berbagai rasa seperti rasa sereh, bawang putih, dan ayam mentega. Salah satu tempat makanan yang sedang naik daun adalah Kingston Foreshore – yang menjadi rumah dari Local Press Café, yang menyediakan menu sarapan seperti kue panekuk dan tortilla untuk unggahan Instagram Anda.

Dilansir dari Liputan6.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *