Wisata

Pesona Gunung Tambora yang Tak Ada Habis-Habisnya

Sekitar 200 tahun lalu, tepatnya 10 April, Gunung Tambora yang ada di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, meletus dahsyat. Kekuatan letusannya mencapai level 7 Volcanic Explosivity Index, atau yang terbesar dalam sejarah umat manusia. Dampaknya pun menyebar ke seluruh belahan dunia. Di Eropa misalnya, sebagain kawasan tersebut tidak terkena sinar matahari selama setahun, terjadi badai salju, hingga gagal panen.

Untuk memperingati peristiwa besar tersebut, Pemda Dompu dan Bima menggelar Festival Pesona Gunung Tambora yang tahun ini memasuki tahun ke-empat penyelenggaraan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menurut keterangan resmi yang diterima Liputan6.com, Kamis (12/4/2018) mengatakan, Kemenpar memberi apresiasi kepada pemda setempat yang konsisten menggelar Festival Pesona Tambora.

“Festival Pesona Tambora tahun ini luar biasa. Penyiapan atraksi, aspek transportasi dan amenitas berstandar baik. Sesungguhnya festival ini sangat luar biasa. Magnet Gunung Tambora dan komposisi yang dimiliki Pulau Sumbawa akan mampu menarik lebih banyak wisatawan,” ujar Arief Yahya.

Lebih jauh Arief Yahya mengatakan, event pariwisata ini perlu terus dijaga, dan ditingkatkan dengan menggelar beragam atraksi wisata menarik, mengingat banyak orang punya kesan dengan Gunung Tambora sehingga punya daya tarik tersendiri.

Pulau Sumbawa sendiri memiliki segitiga eksotis Samota, yaitu Teluk Saleh, Pulau Moyo, dan Gunung Tambora. Keindahan kawasan Samota memiliki daya tarik bagi para wisatawan. Ketiga lokasi ini merupakan favorit karena mencakup pegunungan hingga dunia bawah laut. Samota layaknya ‘surga’ bagi para wisatawan.

Selain itu, Tambora juga memiliki Savana Doro Ncanga dan Doro Bente. Destinasi ini berada pada kawasan National Geopark Tambora. Savana Doro Ncanga merupakan lokasi bentangan padang rumput lebih dari 6.000 hektare. Kawasan ini juga menjadi lokasi penggembalaan sapi, kerbau, hingga kuda. Masih di kawasan Tambora, terdapat Doro Bente yang merupakan kaldera yang tidak aktif lagi. Doro Bente memiliki ketinggian 80 mdpl dan berbatasan langsung dengan laut.

Sedangkan Teluk Saleh yang memiliki kedalaman mencapai 200 meter ini memiliki daya tarik sendiri. Kawasan ini familiar sebagai akuarium raksasa karena memiliki biota laut yang sangat lengkap. Beragam jenis spesies terumbu karang dan ikan ada di sana. Yang menjadi idola adalah manta atau pari paka. Perairan Moyo dikenal memiliki pusaran arus yang dikenal sebagai fenomena pembersihan air. Meski demikian, pusaran arus tersebut tidak berbahaya.

“Pulau Sumbawa ini kaya akan destinasi wisata favorit. Nuansa pantai-pantainya sangat khas. Para pengunjung Festival Pesona Tambora juga banyak mampir ke sana. Lokasi festival dengan Teluk Saleh sangat dekat,” kata Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Mohammad Faozal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *