nasional

Ketika Peran Perempuan Kian Nyata dalam Aksi Radikal

Harianbogor.com – Rangkaian aksi teror belakangan ini banyak disoroti elemen masyarakat. Salah satu penyebabnya adalah para pelaku merupakan satu keluarga, termasuk perempuan dan anak-anak yang dilibatkan.

Dalam aksi bom bunuh diri di Surabaya, Minggu (13/5/2018), pelaku bukan hanya Dita Oepriarto. Istri Dita, Puji Kuswati, turut menjadi pelaku bom bunuh diri, bahkan mengikut sertakan anak-anaknya.

Kemudian, keterlibatan perempuan juga terjadi pada ledakan di Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo. Aksi tersebut dilakukan oleh Anton, beserta istri dan anaknya.

Sumber dari – KOMPAS.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *