HARIANOLAHRAGA.COM – Capres Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto menekankan bahwa hilirisasi mutlak dilakukan.
Agar bangsa Indonesia dapat menikmati potensi kekayaannya sendiri tanpa mengalami net outflow terus-menerus.
“Kebijakan kadang bisa mengubah nasib suatu bangsa. Kita bisa hentikan mengalirnya kekayaan negara kita keluar,” kata Prabowo Subianto.
Prabowo Subianto menyampaikan paparan visi dan misi perekonomian RI di acara Sarasehan 100 Ekonom yang digagas INDEF, Jakarta, Rabu 8 November 2023.
Salah satu yang digarisbawahi adalah hilirisasi industri pertahanan (inhan).
Baca artikel lainnya, di sini: Bikin Portal Berita Melayani Jasa Pembuatan Media Online yang Berkualitas dengan Paket Hemat
Prabowo Subianto mengatakan, diperlukan investasi pendidikan seperti science, technology, engineering, and mathematics (STEM).
Agar menghasilkan sumber daya manusia unggul untuk kemampuan produksi.
“Yang terjadi pada abad ke-21 ini adalah suatu revolusi yang namanya STEM,” ujar Prabowo Subianto.
Baca Juga:
Hikvision Hadirkan Guanlan Encoding, Teknologi AI yang Pangkas Biaya Penyimpanan Video hingga 50%
SK Innovation E&S Memimpin Inovasi dalam Ekosistem Startup untuk Pemuda di Indonesia
“Industri pertahanan memang tidak bisa lepas dari pendidikan. Kalau kita bicara hilirisasi (inhan), kita bicara ilmu STEM. Ini bermanfaat untuk produksi,” imbuhnya.
Oleh karena itu, Prabowo Subianto berharap Indonesia dapat mencetak lebih banyak lulusan pendidikan di bidang STEM.
Seperti Cina yang tiap tahunnya dapat menghasilkan 4,6 juta dan India 2,5 juta sarjana di bidang tersebut.
“Kita pun harus investasi besar-besaran dalam pendidikan, terutama STEM. Kita nggak usah terlalu minder, ya kita ketinggalan, tapi saya optimis,” ucap Prabowo Subianto.***
Baca Juga:
CGTN: 75 Tahun Xizang: Harmoni Pembangunan dan Pelestarian Budaya Ciptakan “Keajaiban di Atap Dunia”
ZTE Rilis Laporan Keberlanjutan 2025, Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat AI









