Ruang-ruang Kegiatan Ekonomi Baru Harus Diciptakan agar Aktivitas Ekonomi Masyarakat Bergerak

- Jurnalis

Rabu, 15 Mei 2024 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara. (Facebook.com/@Suahasil Nazara)

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara. (Facebook.com/@Suahasil Nazara)

HARIANBOGOR.COM – Kuatnya ekonomi Indonesia saat ini karena masyarakatnya menciptakan kegiatan ekonomi.

Mayoritas Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang sebesar 85% ditopang oleh konsumsi konsumsi masyarakat, investasi dunia usaha, dan kemampuan ekspor.

Ruang-ruang kegiatan ekonomi baru harus terus diciptakan agar aktivitas ekonomi masyarakat terus bergerak.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara dalam acara Grab Business Forum 2024 pada Selasa (15/4) di Jakarta.

Wamenkeu mengatakan bahwa saat ini terdapat berbagai strategi model bisnis yang sebelumnya tidak dikenal salah satunya adalah industri maklon.

Dimana perusahaan memberikan jasa memproduksi barang dengan spesifikasi tertentu yang ditetapkan pengguna jasa.

Baca artikel lainnya di sini : Resmikan Internet Starlink Bersama Presiden Jokowi, Pengusaha Elon Musk Berada di Bali Hari Minggu

Setelah barang jadi, kepemilikan atas barang tersebut ada pada pengguna jasa.

“Industri maklon menjadi industri yang berkembang pesat karena ini memang industri yang berbasiskan kreativitas.”

Baca artikel lainnya di sini : KPK Dalami Penyanyi Nayunda Nabila, Terkait Aliran Uang Syahrul Yasin Limpo untuk Biaya Entertainment

“Saya enggak bisa lepas mikirin ini ketika memikirkan tentang Grab. Karena menurut saya fenomenanya sama,” terang Wamenkeu.

Wamenkeu melanjutkan bahwa ini merupakan gambaran dari Gig Economy dan Sharing Economy.

Ia berpendapat bahwa digitalisasi akan menciptakan ruang-ruang pertumbuhan ekonomi baru, dan ini yang harus diupayakan cari terus ke depan.

Model bisnis seperti Grab ini memiliki kesamaan dengan jasa maklon.

Di mana bisnis transportasi tidak perlu memiliki aset mobil atau motor sebagai alat produksi utama.

Membangun kerja sama dengan pihak lain menjadi kuncinya.

Sebagai platform perantara atau intermediary, Grab menghubungkan demand side yakni penumpang dengan supply side yakni pengemudi.

Selain itu, Grab juga menghubungkan konsumen dengan sumber pertumbuhan lainnya yakni UMKM yang kemudian menggerakkan sektor riil.

Lebih lanjut, Wamenkeu menyebutkan satu lagi ruang ekonomi baru lain yakni ekonomi hijau.

Dua janji Indonesia pada dunia yaitu mencapai Nationally Determined Contributions dan Net Zero Emission.

Sektor yang besar dalam menghasilkan emisi karbon yakni pembangkit tenaga listrik, sudah mulai diturunkan dengan transisi green energy.

Sementara sektor lain yang juga mengeluarkan emisi karbon adalah transportasi karena menggunakan fossil fuel.

Yang saat ini juga didorong untuk bergeser ke listrik yang lebih green.

“Saya harap Grab sebagai intermediary bisa ikut serta menjadi bagian dari sustainability.”

“Jangan pandang ini hanya sebagai beban tambahan tetapi ruang bisnis baru menuju ekonomi hijau.”

“Semoga Grab Business Forum 2024 bisa mengeluarkan banyak ide brilian untuk ruang bisnis baru dan membuat Indonesia menjadi lebih baik,” tukas Wamenkeu.***

Sempatkan juga untuk membaca berbagai berita dan informasi lainnya di media online Businesstoday.id dan Infoesdm.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media online ini, atau pun serentak di puluhan media lainnya, dapat menghubungi Jasasiaranpers.com.

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

 

Berita Terkait

SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup
Publikasi Press Release Lebih Hemat, Diskon Persrilis.com Hingga 31 Juli 2026 Dorong Akselerasi Branding Digital
Keamanan Data Jadi Pertimbangan Utama, ERP Cloud Makin Dilirik Pelaku Usaha di Indonesia
Komunikasi Visual Perusahaan Bertransformasi Lewat Galeri Foto Pers
Transparansi dan Kecepatan: Press Release Berbayar dalam Ekonomi Informasi Modern
15 Software ERP Terbaik untuk Mengelola Bisnis Lebih Efisien
Software ERP Koneksi Sebagai Solusi Cerdas untuk Hadapi Tantangan Harian Bisnis
EQUIP ERP: Solusi Cerdas Berbasis Digital untuk Tingkatkan Efisiensi Bisnis Anda
Harian Indonesia Group (HIG) mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release, content placement, dan iklan. Penting untuk instansi, organisasi, dunia bisnis, dan tokoh publik. Kerja sama, hubungi: 08531-5557788

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 09:47 WIB

Produk Unggulan Pegunungan Guizhou Tampil di Festival Panen Shanghai

Senin, 7 September 2026 - 09:09 WIB

Forum Media Asia-Pasifik Dibuka di Shenzhen, Membangun Jembatan Saling Pengertian dan Koeksistensi melalui Media

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Lebih dari 400 Profesional Media Berkumpul di Shenzhen, Bahas Penggerak Baru Pertumbuhan Asia Pasifik

Senin, 7 September 2026 - 08:13 WIB

Asia-Pacific Media Forum Digelar di Guangdong, Tiongkok

Senin, 7 September 2026 - 04:55 WIB

Haier Pamerkan Ekosistem Smart Home Berbasis AI di IFA 2026

Senin, 7 September 2026 - 04:16 WIB

Hisense Perkenalkan Peran AI yang Mempermudah Aktivitas Sehari-hari di IFA 2026

Minggu, 6 September 2026 - 21:28 WIB

KTT Bisnis Global Kedua tentang Infrastruktur BRI untuk Mempercepat Pencapaian SDGs Digelar di Singapura

Minggu, 6 September 2026 - 15:28 WIB

Dahua Technology Hadirkan Solusi Hunian Cerdas Terintegrasi di IFA Berlin 2026

Berita Terbaru

Pers Rilis

Asia-Pacific Media Forum Digelar di Guangdong, Tiongkok

Senin, 7 Sep 2026 - 08:13 WIB

Pers Rilis

Haier Pamerkan Ekosistem Smart Home Berbasis AI di IFA 2026

Senin, 7 Sep 2026 - 04:55 WIB