Mengira Limbah Tak Berguna, Anak-Anak Ini Tak Sengaja Temukan Muntahan Paus yang Berharga

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2026 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak bernama Jalu Akbar, Kraktau, dan Emal yang berusia sekitar 9 hingga 13 tahun melihat bongkahan benda asing mengapung di sekitar pantai. (Dok. Istimewa)

Anak bernama Jalu Akbar, Kraktau, dan Emal yang berusia sekitar 9 hingga 13 tahun melihat bongkahan benda asing mengapung di sekitar pantai. (Dok. Istimewa)

WARGA Desa Muara Piluk, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, dihebohkan dengan penemuan benda yang diduga muntahan paus atau ambergris di kawasan TPI Muara Piluk pada Minggu, 12 April 2026 sekitar pukul 16.30 WIB.

Benda tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang anak bernama Jalu yang masih berusia 9 tahun saat sedang mandi dan berenang di tepian pantai bersama teman-temannya.

Saat itu, Jalu bersama beberapa saksi lain yakni Akbar, Kraktau, dan Emal yang berusia sekitar 9 hingga 13 tahun melihat bongkahan benda asing mengapung di sekitar pantai.

Awalnya mereka mengira benda tersebut hanyalah sampah sisa pembuangan dari aktivitas pelelangan ikan di sekitar TPI Muara Piluk.

Namun setelah melihat bentuk dan ciri-cirinya, mereka mulai curiga bahwa benda tersebut merupakan muntahan paus setelah sebelumnya melihat informasi serupa di media sosial TikTok.

“Awalnya dikira sampah biasa, tapi setelah lihat video di TikTok ternyata mirip muntahan paus, akhirnya dibawa pulang,” ujar salah satu warga sekitar.

Benda yang ditemukan tersebut diperkirakan memiliki berat sekitar 1 kilogram atau 1000 gram. Setelah ditemukan, bongkahan itu kemudian dipecah menjadi tiga bagian dengan ukuran besar, sedang, dan kecil.

Kabar penemuan itu pun dengan cepat menyebar di lingkungan warga Muara Piluk. Sejumlah warga bahkan disebut telah datang untuk melihat langsung benda tersebut dan memberikan penawaran harga.

Menurut informasi yang beredar di lokasi, benda yang diduga ambergris itu diperkirakan memiliki nilai fantastis hingga di atas Rp10 juta. Bahkan, sudah ada warga yang menawar dengan harga Rp1 juta hingga Rp4 juta.

Benda yang diduga ambergris.

Untuk memastikan keaslian temuan tersebut, benda itu kemudian dibawa untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium.

Hasil pengujian dari IPB Bogor menunjukkan bahwa sampel tersebut benar merupakan dugaan muntahan paus (ambergris).

Hasil uji laboratorium tersebut dapat dilihat melalui tabel pemeriksaan yang telah dilakukan berikut ini: klik link ini.

Ambergris diketahui memiliki nilai ekonomis tinggi di pasaran karena dikenal sebagai salah satu bahan dasar parfum dunia.

“Harapan dari kami selaku warga sekitar terutama penemu muntahan paus tersebut, ada pembeli yang mau membeli dengan harga sesuai dengan harga pasaran,” ucapnya.****

 

Berita Terkait

GPK RI Minta Warga Tak Terprovokasi: Hati-Hati Pengalihan Isu!
Visa Schengen Multi-Entry untuk WNI Resmi Berlaku, Prabowo Sambut Positif
AI Bossjob: Solusi Cerdas Susun CV & Dapat Undangan Wawancara Lebih Cepat
Maung MV3 EV “Pandu” Meluncur di Indo Defence: Prabowo dan Ambisi Besar Otomotif Militer Indonesia
Laptop Puluhan Triliun: Investigasi Chromebook di Era Nadiem, Tiga Nama Kunci Sudah Dicekal Jaksa
Jejak Uang Kotor Korupsi Timah: CV VIP dan Rest Area Jagorawi dalam Sorotan Kejagung
Nama Budi Arie Setiadi Disebut di Dakwaan Judi Online, Jaksa Berpeluang Panggil Sebagai Saksi
Presiden Prabowo Subianto Resah dengan Aksi Premanisme yang Mengatasnamakan Organisasi kemasyarakatan
Harian Indonesia Group (HIG) mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release, content placement, dan iklan. Penting untuk instansi, organisasi, dunia bisnis, dan tokoh publik. Kerja sama, hubungi: 08531-5557788

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:55 WIB

Hisense Gelar Instalasi Interaktif Bertema RGB, Dukung Euforia FIFA World Cup 2026™ di New York

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:25 WIB

Tingginya Permintaan Masyarakat Indonesia Dorong Pertumbuhan Malaysia Healthcare di Malaysia Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:47 WIB

Hisense Sambut FIFA World Cup 2026™ Lewat Inovasi RGB MiniLED

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:26 WIB

Chief Investment Officer, Global Equity, E Fund HK – Jeff Li Soroti “Tiga Perubahan Besar” di Ajang Bloomberg Invest Hong Kong 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:02 WIB

Pendapatan Lockton Meningkat Menjadi $4,5 Miliar Pada Tahun Fiskal 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:41 WIB

Melesat 22 Posisi, Huasun Tercantum pada Peringkat Ke-12 dalam Daftar “World’s Top GreenTech Companies 2026” versi TIME Berkat Kepercayaan Pasar terhadap Teknologi HJT

Jumat, 12 Juni 2026 - 03:37 WIB

Berpartisipasi di Ajang Automotive Manufacturing 2026 Bangkok, Leetx Pamerkan Teknologi Perakitan Terintegrasi yang Dikembangkan secara Independen

Jumat, 12 Juni 2026 - 01:51 WIB

Spinnaker Support Percepat Ekspansi di Asia Pasifik Dan Menunjuk Vivek Pruthi Sebagai Managing Director di Kawasan Ini

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hisense Sambut FIFA World Cup 2026™ Lewat Inovasi RGB MiniLED

Jumat, 12 Jun 2026 - 14:47 WIB