WARGA Desa Muara Piluk, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, dihebohkan dengan penemuan benda yang diduga muntahan paus atau ambergris di kawasan TPI Muara Piluk pada Minggu, 12 April 2026 sekitar pukul 16.30 WIB.
Benda tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang anak bernama Jalu yang masih berusia 9 tahun saat sedang mandi dan berenang di tepian pantai bersama teman-temannya.
Saat itu, Jalu bersama beberapa saksi lain yakni Akbar, Kraktau, dan Emal yang berusia sekitar 9 hingga 13 tahun melihat bongkahan benda asing mengapung di sekitar pantai.
Awalnya mereka mengira benda tersebut hanyalah sampah sisa pembuangan dari aktivitas pelelangan ikan di sekitar TPI Muara Piluk.
Namun setelah melihat bentuk dan ciri-cirinya, mereka mulai curiga bahwa benda tersebut merupakan muntahan paus setelah sebelumnya melihat informasi serupa di media sosial TikTok.
“Awalnya dikira sampah biasa, tapi setelah lihat video di TikTok ternyata mirip muntahan paus, akhirnya dibawa pulang,” ujar salah satu warga sekitar.
Benda yang ditemukan tersebut diperkirakan memiliki berat sekitar 1 kilogram atau 1000 gram. Setelah ditemukan, bongkahan itu kemudian dipecah menjadi tiga bagian dengan ukuran besar, sedang, dan kecil.
Kabar penemuan itu pun dengan cepat menyebar di lingkungan warga Muara Piluk. Sejumlah warga bahkan disebut telah datang untuk melihat langsung benda tersebut dan memberikan penawaran harga.
Menurut informasi yang beredar di lokasi, benda yang diduga ambergris itu diperkirakan memiliki nilai fantastis hingga di atas Rp10 juta. Bahkan, sudah ada warga yang menawar dengan harga Rp1 juta hingga Rp4 juta.
Baca Juga:
Gravity Game Unite (GGU) Tutup OBT MMORPG PC “Ragnarok Zero: Global” dengan Sukses Besar

Untuk memastikan keaslian temuan tersebut, benda itu kemudian dibawa untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium.
Hasil pengujian dari IPB Bogor menunjukkan bahwa sampel tersebut benar merupakan dugaan muntahan paus (ambergris).
Hasil uji laboratorium tersebut dapat dilihat melalui tabel pemeriksaan yang telah dilakukan berikut ini: klik link ini.
Ambergris diketahui memiliki nilai ekonomis tinggi di pasaran karena dikenal sebagai salah satu bahan dasar parfum dunia.
“Harapan dari kami selaku warga sekitar terutama penemu muntahan paus tersebut, ada pembeli yang mau membeli dengan harga sesuai dengan harga pasaran,” ucapnya.****










