Tim Pengacara PWRI Bogor Buka Posko Pengaduan bagi Para Eksportir Tumbuhan, Ikan dan Aquatic Plants

- Jurnalis

Senin, 14 Oktober 2024 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengacara/Advokat (PWRI BOGOR ) telah resmi membuka Posko Pengaduan para Eksportir Tumbuhan, Ikan dan Aquatic plants yang saat ini mengalami banyak kesulitan untuk melakukan ekspor. 

Pengacara/Advokat (PWRI BOGOR ) telah resmi membuka Posko Pengaduan para Eksportir Tumbuhan, Ikan dan Aquatic plants yang saat ini mengalami banyak kesulitan untuk melakukan ekspor. 

HARIANBOGOR.COM – Tanaman hias air dan ikan asal Indonesia ternyata diminati oleh masyarakat luar negeri.

Permintaan terhadap komoditas ini meningkat, namun para eksportir masih mengalami banyak kendala dalam mengekspor produk hasil budidayanya.

Berangkat dari kepedulian ini, terhitung hari ini Senin, tanggal 14 Oktober 2024 Pukul 10.00 WIB, Tim Pengacara /Advokat (PWRI BOGOR ) telah resmi membuka Posko Pengaduan para Eksportir Tumbuhan, Ikan dan Aquatic plants yang saat ini mengalami banyak kesulitan untuk melakukan ekspor.

Rohmat Selamat, SH, M.M.Kn mengatakan, posko ini dimaksudkan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi para eksportir.

Baik di dalam maupun di luar negeri, akibat adanya aturan baru yang diberlakukan Badan Karantina Pusat agar bisa diselesaikan.

“Kami membuka posko ini untuk memberi kemudahan bagi para eksportir yang terkendala akibat kebijakan baru dari Badan Karantina Pusat.”

“Agar kendala tersebut dapat terselesaikan,” kata Rohmat Selamat SH MKn selaku ketua Advokasi Ekportir Aquatic plants;

Rohmat Selamat mengatakan PPK ikan yang lama (sistem Karoline) selama ini bisa menggunakan HS code 06029090.

Tapi pada PTK ikan yang baru (best trust) HS code tersebut tidak bisa diterima pihak INSW,

Karena di best trust HS code 06029090 tidak tercantum tanaman air atau aquatic plants.

Kendala saat ini dunia ekportir aquatic plants menurut advokat Rohmat yaitu, pihak karantina Inggris (Eropa, AS, Kanada) minta Cap dan tanda tangan untuk setiap lembar phyto sertifikat jika tidak ada akan ditolak.

Mengenai jawaban NPPO dari pihak Inggris mereka belum bisa memastikan kapan mau beri jawaban.

“Didalam PTK ikan untuk HS Code 06029090 hanya ada pada jenis media pembawa segar/beku dan produk dan tidak ada pilihan Tanaman air untuk klasifikasinya. Jadi pihak INSW merijek permohonan ekspor barang (PEB),” terangnya.

Untuk itu Advokat Rohmat Selamat SH MKn menghimbau kepada ekportir selaku selaku pelaku usaha ekportir aquatic plants jika kesulitan ekpor.”

“Agar segera menghubungi nomor telpon Posko yang telah dibuka oleh Advokasi PWRI (PWRI BOGOR) dengan meghubungi hotline nomor 0851 3790 2326 yang beralamat; Jl Mayor Oking no 32 Cibogor Kota Bogor.”

“Untuk selanjutnya jika kondisi ekpor Aquatic plants ini masih sulit maka kami secara bersama-sama akan diajukan upaya hukum.”

“Seesuai peraturan perundangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Ekonominews.com dan Infoesdm.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Kontennews.com dan Haibanten.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

 

Berita Terkait

Keamanan Data Jadi Pertimbangan Utama, ERP Cloud Makin Dilirik Pelaku Usaha di Indonesia
Komunikasi Visual Perusahaan Bertransformasi Lewat Galeri Foto Pers
Transparansi dan Kecepatan: Press Release Berbayar dalam Ekonomi Informasi Modern
15 Software ERP Terbaik untuk Mengelola Bisnis Lebih Efisien
Software ERP Koneksi Sebagai Solusi Cerdas untuk Hadapi Tantangan Harian Bisnis
EQUIP ERP: Solusi Cerdas Berbasis Digital untuk Tingkatkan Efisiensi Bisnis Anda
Mentan Pastikan Swasembada Jagung 2025, Produksi Nasional Surplus dan Stabil
Ridwan Kamil Jadi Corong Penumpang Saat Bandara Bungkam di Tengah Malam
Harian Indonesia Group (HIG) mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release, content placement, dan iklan. Penting untuk instansi, organisasi, dunia bisnis, dan tokoh publik. Kerja sama, hubungi: 08531-5557788

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 02:30 WIB

Kekurangan tenaga kerja dan risiko penggajian menghambat pertumbuhan bisnis: Remote menemukan bahwa 72% bisnis di seluruh dunia telah gagal mencapai target-target utama

Kamis, 16 April 2026 - 02:00 WIB

Clé de Peau Beauté Lanjutkan Kemitraan Global dengan UNICEF, Jangkau 7,3 Juta Anak Perempuan sebagai Target Baru

Kamis, 16 April 2026 - 01:00 WIB

Southeast Asia Blockchain Week Kembali ke Bangkok untuk Edisi Ketiga

Kamis, 16 April 2026 - 00:21 WIB

Dahua Technology Luncurkan WizColor 2.0, Tingkatkan Solusi Pemantauan Berwarna di Kondisi Minim Cahaya

Kamis, 16 April 2026 - 00:07 WIB

Risen Energy Raih Pesanan Modul HJT 1,2 GW dari China Huaneng Group, Semakin Memperkuat Posisinya sebagai Pemimpin Industri

Rabu, 15 April 2026 - 21:30 WIB

Laporan GSMA Mendesak Jepang Agar Berani Mengubah Keunggulan Teknis Menjadi Kepemimpinan Digital Global

Rabu, 15 April 2026 - 10:00 WIB

HIKMICRO Kian Gencar Berekspansi di Segmen Pasar Instrumen Industri Melalui Peluncuran Radar Level Meter Seri LRG10

Rabu, 15 April 2026 - 07:51 WIB

Laporan Resmi: “Power Grid Private Wireless Network” — Masa Depan Sistem Komunikasi Kritis di Sektor Energi

Berita Terbaru