Termasuk Penurunan Kekebalan Tubuh, Inilah 5 Risiko yang Terkait dengan Masalah Kurang Tidur

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 16 Mei 2023 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Tidur. (Dok. Pixabay.com/Claudio_Scott)

Ilustrasi Tidur. (Dok. Pixabay.com/Claudio_Scott)

HARIANINDONESIA.COM – Kurangnya tidur secara teratur dapat memiliki dampak serius pada kesehatan seseorang.

Berikut adalah lima risiko utama yang terkait dengan kurang tidur:

1. Gangguan kognitif dan pikiran

Kurang tidur dapat mempengaruhi fungsi otak, seperti konsentrasi, perhatian, dan kemampuan berpikir yang jelas.

Hal ini dapat mengganggu produktivitas di tempat kerja atau sekolah, serta meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan atau kesalahan.

Baca artikel menarik lainnya di sini: Bukan Hanya Penyakit Hipertensi dan Jantung Koroner, Ini Gangguan Kesehatan Akibat Kurang Tidur

2. Masalah kesehatan mental

Kurang tidur dapat memperburuk gejala gangguan kecemasan dan depresi.

Selain itu, juga dapat meningkatkan risiko gangguan suasana hati, seperti mudah marah atau tersinggung.

3. Penyakit kardiovaskular

Kurang tidur yang berkepanjangan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi.

Kurang tidur dapat mempengaruhi sistem kardiovaskular dengan memengaruhi tekanan darah, kadar gula darah, dan peradangan dalam tubuh.

4. Penurunan kekebalan tubuh

Tidur yang cukup diperlukan untuk menjaga sistem kekebalan tubuh berfungsi dengan baik.

Kurang tidur dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuat seseorang rentan terhadap infeksi, pilek, dan flu.

Selain itu, hal ini juga dapat melambatkan proses pemulihan saat seseorang sakit atau mengalami cedera.

5. Penurunan kinerja fisik

Kurang tidur dapat mempengaruhi kinerja fisik seseorang, mengurangi stamina dan koordinasi.

Hal ini dapat berdampak pada aktivitas sehari-hari, seperti olahraga atau tugas fisik lainnya, serta meningkatkan risiko cedera.

Perlu diingat bahwa kebutuhan tidur setiap individu dapat bervariasi, tetapi sebagian besar orang dewasa membutuhkan sekitar 7-9 jam tidur setiap malam untuk menjaga kesehatan yang optimal.

Jika Anda mengalami kesulitan tidur atau mengalami gangguan tidur yang berkelanjutan, disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis profesional guna mendapatkan bantuan yang tepat.***

Berita Terkait

Potret Keluarga Mohammad Syafaat Mintaredja, Pendiri Partai Persatuan Pembangunan Yang Memilih Untuk Menjadi Pengusaha
Kritik Keras Vonis Tom Lembong, Seruan Pembenahan Hukum Kian Menguat
DPR Sengkarut Atur Pers: RUU Penyiaran Membawa Mimpi Buruk bagi Jurnalisme dan Media Sosial Indonesia
Fraksi PDIP Walk Out Bela Marwah DPRD Jawa Barat, Memprotes Gubernur yang Dinilai Abaikan Legislatif
Termasuk Dapat Kendalikan Narasi Publik, Inilah 5 Manfaat Publikasi Press Release bagi Anggota DPRD
Jokowi Sebut Polemik Ijazahnya di Universitas Gadjah Mada Termasuk Pencemaran Nama Baik
Kasus Perselingkuhan Seret Salah Satu Nama Kadernya, Ridwan Kamil, ini Tanggapan Partai Golkar
Presiden Prabowo Subianto Beri Tanggapan Terkait Tuntutan Unjuk Rasa Mahasiswa di Kawasan Patung Kuda
Harian Indonesia Group (HIG) mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release, content placement, dan iklan. Penting untuk instansi, organisasi, dunia bisnis, dan tokoh publik. Kerja sama, hubungi: 08531-5557788

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 01:40 WIB

Membawa Tradisi Pendidikan Berasrama asal Inggris ke Vietnam

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:05 WIB

Milliken Tingkatkan Kapabilitas Inovasi melalui Fasilitas “Pilot Plant” untuk Solusi Polimer Baru di Pune, India

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:13 WIB

FRONTERA DAN KUPARI UMUMKAN AWAL PROSES PENJUALAN STRATEGIS UNTUK PIEDRAS VERDES COPPER MINE COMPLEX MILIK BERSAMA DI SONORA, MEKSIKO

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:41 WIB

DuPont Luncurkan Tyvek® APX™ di Pasar ASEAN

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:36 WIB

Inverter Smart String 506 kW Huawei Raih Smarter E AWARD di Ajang Intersolar Europe 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:49 WIB

CATL Luncurkan BESS Berbahan Natrium Pertama di Dunia yang Telah Teruji di Lapangan, Dorong Komersialisasi Sistem Penyimpanan Energi Berbasis Natrium

Rabu, 24 Juni 2026 - 05:08 WIB

Jack Technology Luncurkan SmartLink Master di Vietnam

Rabu, 24 Juni 2026 - 01:19 WIB

Sungrow Master 2026 Tingkatkan Kompetensi Instalatur guna Memperkuat Industri Energi Surya di Filipina

Berita Terbaru

Pers Rilis

Membawa Tradisi Pendidikan Berasrama asal Inggris ke Vietnam

Kamis, 25 Jun 2026 - 01:40 WIB

Pers Rilis

DuPont Luncurkan Tyvek® APX™ di Pasar ASEAN

Rabu, 24 Jun 2026 - 14:41 WIB