Lisa Mariana Diperiksa Polisi, Video Syur Diduga Produksi Sindikat!

Publik mendesak keadilan, bongkar siapa produser dan penyebar video mesum daring yang bikin moral bangsa anjlok demi uang haram industri cabul.

- Jurnalis

Kamis, 10 Juli 2025 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lisa Mariana diperiksa soal video cabul. (Instagram @Lisamarianaaa)

Lisa Mariana diperiksa soal video cabul. (Instagram @Lisamarianaaa)

KASUS video panas selebgram Lisa Mariana bikin geger publik Tanah Air.
Skandal yang menyeret nama besar Lisa jadi perbincangan panas warganet sejak awal pekan.

Kepolisian Daerah Jawa Barat resmi memanggil Lisa untuk diperiksa pada Jumat (11/7/2025) besok.

Polisi menyebut, ada tiga video syur yang diduga sengaja dibuat untuk diperjualbelikan secara daring.

Lisa sendiri membantah keras terlibat, namun polisi bersikeras penyelidikan tak main-main.

Nama Lisa meledak di media sosial, jadi trending topic di mesin pencari, bahkan sampai ke portal berita internasional.

Publik marah dan bertanya-tanya: siapa sebenarnya aktor intelektual di balik produksi video mesum itu?

Polisi berjanji transparan dan tidak pandang bulu, siap menyeret siapa pun yang terlibat, tanpa tebang pilih.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menegaskan bahwa pemanggilan Lisa bagian dari proses hukum.

“Laporan polisi sudah kami terima, ada tiga video berbeda dengan dugaan pelaku yang sama,” tegas Hendra, Kamis (10/7/2025).

Tiga Video Panas Beda Lokasi Diduga Dijual Online, Publik Meradang

Tak tanggung-tanggung, polisi menyebut ada tiga video panas yang diduga dibuat di lokasi berbeda.

Semua video menampilkan sosok wanita dan pria bertato yang wajahnya mirip Lisa Mariana.

Direktur Reserse Siber Polda Jabar, Kombes Pol Resza Ramadiansyah, bahkan menduga video itu sengaja diproduksi.

“Kalau dilihat dari videonya, ini memang sengaja dibuat untuk diperjualbelikan secara daring,” beber Resza.

Polisi juga curiga ada sindikat penyebaran video syur yang selama ini merajalela di internet.

Warga Jawa Barat yang tergabung dalam kelompok advokat melaporkan Lisa karena dinilai meresahkan.

Mereka menuntut keadilan atas maraknya konten cabul yang melukai moral publik, apalagi diduga sengaja dijual demi keuntungan.

Lisa sendiri melalui kuasa hukumnya membantah keras terlibat dalam video tersebut.

“Klien kami tidak pernah membuat atau menyebarkan video seperti itu, kami akan buktikan di pengadilan,” ucap pengacaranya dalam pernyataan pers.

Polisi Pastikan Kasus Ini Tak Ada Hubungan dengan Mantan Gubernur RK

Menariknya, isu liar sempat menyeret nama Ridwan Kamil, mantan Gubernur Jawa Barat, yang akrab disapa RK.

Banyak netizen mengira skandal ini ada kaitannya dengan tokoh populer itu.

Namun polisi buru-buru membantah dan meluruskan kabar yang sudah kadung liar.

“Datangnya bukan dari sosok RK yang kami duga, tetapi dari pihak lain,” tegas Hendra lagi.

Isu keterlibatan RK disebut-sebut sebagai upaya framing untuk mengalihkan isu besar ini ke ranah politik.

Padahal, kasus ini murni dugaan pelanggaran kesusilaan yang saat ini ditangani Direktorat Siber Polda Jabar.

Polisi meminta publik tidak mudah termakan hoaks dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum pada aparat.

Publik pun mendesak agar polisi bekerja cepat, tidak hanya fokus pada Lisa, tetapi juga membongkar siapa penyebar dan produser video.

“Kalau memang ada sindikat yang sengaja jualan video cabul, itu lebih jahat daripada sekadar tampil di video,” ujar seorang netizen.

Penyidikan Masih Berlanjut, Lisa Jadi Kunci Pembuka Tabir Skandal Mesum

Meski menuai bantahan dari kubu Lisa, penyidik bersikeras memanggilnya sebagai saksi kunci.

Hendra menyebut keterangan Lisa bakal jadi petunjuk penting untuk membongkar siapa dalang di balik produksi video syur ini.

“Keterangan Lisa sangat penting, karena kami sedang dalami siapa sebenarnya yang membuat dan menyebarkan,” jelas Hendra lagi kepada awak media.

Polisi juga mengungkap penyelidikan saat ini belum sampai pada website atau platform yang menyebarkan konten tersebut.
“Masih dalam proses pendalaman penyelidikan,” kata Resza

Warganet mendukung polisi menuntaskan kasus ini tanpa pandang bulu.

“Kalau benar terbukti ada yang sengaja produksi video mesum demi cuan, harus dibongkar sampai akar-akarnya,” tulisnya di medsos.

Tak sedikit juga yang mempertanyakan lambatnya penindakan polisi terhadap industri gelap video mesum di Tiongkok yang membanjiri platform daring.

“Jangan cuma artisnya yang disalahin, lihat siapa produsernya, siapa penjualnya, siapa penyebarnya,” tulis akun lain.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infopeluang.com dan Ekonominews.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Lingkarin.com dan Kontenberita.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallokaltim.com dan Apakabarbogor.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Tiket KOPLING 2025 Mulai Diburu, Masyarakat Diminta Segera Mengamankan Pembelian
Masdddho dan For Revenge Siap Panaskan Diton Fest 2025
Akhirnya Ridwan Kamil Laporkan Langsung Mantan Selebgram Seksi Lisa Mariana ke Bareskrim Polri
Ini Analisis Roy Suryo Terkait Video Adegan Konten Dewasa Selebgram Lisa Mariana dan Pasangannya
Ingin Jadi Selebriti? Tapi Belum Pernah Tampil di Media? Kami Bisa Bantu Mempublikasikan Profil Anda!
Maroon Day 2024: Aksara Rasa Membawa Semangat Baru ke Panggung Musik Bogor
Shadenlouth Siap Hibur Pengunjung Cafe dan Tempat Nongkrong dengan Sajian Live Music
Artis Cantik Irish Bella Menikah dengan Pengusaha Aceh Haldy Sabri Usai Berpisah dari Ammar Zon
Harian Indonesia Group (HIG) mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release, content placement, dan iklan. Penting untuk instansi, organisasi, dunia bisnis, dan tokoh publik. Kerja sama, hubungi: 08531-5557788

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 08:03 WIB

Train of Glamour Bergabung dengan EHL Alliance, Jadi Anggota Pertama asal Tiongkok dan Awali Babak Baru dalam Layanan Kereta Mewah

Selasa, 21 April 2026 - 07:59 WIB

Xinhua Silk Road: 3TREES Kian Gencar Berekspansi Global, Didukung Angka Penjualan Tertinggi untuk Produk “Stone Paint”

Selasa, 21 April 2026 - 07:29 WIB

Whale Cloud Gandeng AGIBOT guna Mempercepat Ekspansi “Embodied AI” di Pasar Global

Selasa, 21 April 2026 - 04:20 WIB

Diaspora Tionghua Dunia Gelar Ritual Bersama Menghormati Kaisar Kuning Xuanyuan di Henan

Selasa, 21 April 2026 - 02:00 WIB

Thunes Luncurkan Pembayaran di Waktu Nyata ke Selandia Baru

Senin, 20 April 2026 - 07:18 WIB

Shanghai Electric Catat Kinerja Positif pada 2025, Nilai Pesanan Baru Capai Rekor Tertinggi

Senin, 20 April 2026 - 05:28 WIB

Mouser Electronics Bahas Peran Kecerdasan Buatan dalam Mengubah Teknologi dan Pengalaman Sehari-hari

Senin, 20 April 2026 - 01:44 WIB

Tradewind Finance Sediakan Fasilitas Anjak Piutang Ekspor Tanpa Hak Regres Sebesar AS$2,5 Juta Untuk Eksportir Kabel Asal Vietnam

Berita Terbaru

Pers Rilis

Thunes Luncurkan Pembayaran di Waktu Nyata ke Selandia Baru

Selasa, 21 Apr 2026 - 02:00 WIB