HARIANBOGOR.COM – Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka mengajak ratusan ribu warga Kota Semarang untuk tidak membalas fitnah jika paslon Prabowo-Gibran diserang.
Hal tersebut diucapkan Gibran saat dirinya menyingung banyaknya hasil survei terhadap Prabowo-Gibran dalam beberapa minggu ke depan.
Ia menilai, beragam hasil survei nantinya bisa kemungkinan jelek ataupun bagus.
“Bapak dan ibu, ini dalam beberapa minggu ke depan nanti banyak hasil survei-survei yang keluar.”
“Kalau surveinya jelek kita kerja keras,” kata Gibran dalam orasinya sembari menunggu Prabowo naik ke atas panggung.
“Kalau surveinya bagus, kita lanjut kerja keras lagi,” imbuhnya di Lapangan Simpang Lima, Minggu (28/1/2024)
Baca artikel lainnya di sini :Disambut Heboh Ratusan Ribu Warga, Prabowo Subianto Tiba di Semarang Ikuti Kirab Kebangsaan
Selain itu, Gibran juga meminta pendukungnya tidak saling ejek, terlebih di media sosial.
“Kalau ada serangan, ada fitnah, jangan dibalas. Jangan fitnah dibalas fitnah,” ujar Gibran.
Baca Juga:
Laporan Omdia Semester I-2026: Hisense Pimpin Pasar Global TV 100 Inci ke Atas
ICP DAS-BMP Pamerkan Inovasi TPU Medis di Ajang Medical Manufacturing Asia 2026
Lihat juga konten video, di sini: Pesan Prabowo ke Emil Dardak: Banyak Pemimpin Muda Muncul, yang Penting Cinta Rakyat Indonesia
Selain itu, Gibran juga mengajak para warga Kota Semarang yang mendukung paslon nomor urut 2 agar tidak menjelek-jelekkan program dari paslon lainnya.
“Jangan menjelek-jelekkan program dari paslon lain. Setuju nggih?” kata Gibran.
Pada akhir sambutannya, Gibran pun mengajak seluruh ratusan warga Kota Semarang yang hadir untuk mencoblos 14 Februari.
Baca Juga:
LX Pantos Indonesia Tingkatkan Komitmen CSR dengan Merenovasi Sekolah di Bekasi
WYF Himpun Lebih dari 400 Pelajar dalam Ajang Future Liberal Arts Leadership Summit di Makau
“Pokoknya 14 Februari nanti coblos nomor berapa?” tanya Gibran.
“Dua,” teriak para warga.
“Yakin, ya?” ujar Gibran.
“Yakin,” sahut warga.
Artikel ini juga sudah dìterbitkan di portal berita Hallosolo.com.***










