Menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat pada anak ternyata tidak harus dilakukan dengan cara membosankan. Seorang dokter asal Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dr. Lathifah Dzakiyyah Zulfa, berhasil mengembangkan metode edukasi kesehatan anak yang unik dan menyenangkan bernama “Si Kembar.”
Metode ini mengajak anak-anak untuk belajar perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) lewat permainan peran (role play).
Anak ditempatkan sebagai “kembaran” orang tua atau guru mereka, lalu bersama-sama menirukan kebiasaan sehat sehari-hari seperti mencuci tangan sebelum makan, memakai alas kaki saat bermain di luar, memotong kuku, hingga memilih makanan yang bersih dan matang.
“Metode ini bisa dilakukan siapa saja, baik orang tua maupun guru. Caranya dengan menempatkan anak sebagai kembaran, lalu memperagakan perilaku hidup bersih dan sehat bersama-sama.”
“Misalnya, sebelum makan harus mencuci tangan, diperagakan langsung dengan enam langkah yang benar,” jelas dr. Dzakiyyah.
Tak sekadar ide sederhana, metode “Si Kembar” ini merupakan hasil uji berskala nasional yang melibatkan 26 taman kanak-kanak dan lebih dari 700 anak usia 4–6 tahun dari berbagai daerah di Indonesia.
“Anak-anak belajar paling baik ketika mereka bermain dan meniru. Karena itu, kami ingin membuat pembelajaran tentang kebersihan menjadi pengalaman yang aktif dan menyenangkan,” ujar dr. Dzakiyyah.
Dalam sesi pembelajaran, anak-anak tidak hanya meniru, tapi juga diajak berpikir kritis.
Misalnya, ketika membahas kebersihan setelah buang air besar, anak-anak ditanya terlebih dahulu apa yang harus dilakukan, lalu diajarkan cara cebok yang benar, yaitu diusap ke arah belakang dan dilanjutkan cuci tangan.
Baca Juga:
DJI Matrice 4E dan DJI Terra Petakan Lereng Es Khumbu di Gunung Everest Selama Musim Pendakian 2026
TMGM Perkuat Kemitraan dengan Chelsea FC Lewat Tur Pramusim 2026 di Asia-Pasifik
Ruang Pamer Produk Pelapis Terbesar di Dunia — 3TREES Catat Guinness World Record

Metode “Si Kembar” dikembangkan bersama 23 Fakultas Kedokteran di Indonesia, dengan dukungan dari Badan Analisis dan Pengembangan Ilmiah Nasional Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia serta Alicahya Foundation (Balairung Network+).
Inovasi ini bahkan telah dipresentasikan di forum Dokter Anak ASEAN, menandai kontribusi nyata tenaga medis Indonesia dalam pendidikan kesehatan anak.
Dzakiyyah berharap, pendekatan ini bisa diterapkan lebih luas di masyarakat. “Kalau anak-anak belajar sambil bermain, pesan itu akan tertanam kuat di kepala mereka. Mereka tidak merasa digurui, justru bangga karena bisa melakukannya sendiri,” tuturnya.
Dengan cara yang sederhana namun efektif, metode “Si Kembar” menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan tidak harus rumit, cukup dengan bermain, meniru, dan berinteraksi, anak-anak sudah bisa tumbuh menjadi generasi yang sadar kebersihan dan peduli kesehatan diri.***
Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infotelko.com dan Infoekonomi.com.
Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media 23jam.com dan Haiidn.com.
Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallotangsel.com dan Haisumatera.com.
Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.
Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.
Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com
Baca Juga:
Kennametal Hadirkan Pengalaman Next Level Shop Di IMTS 2026
Robert Lewandowski Jadi Bintang TVC Terbaru CHERY, Hidupkan Semangat “For Family”
Konektivitas Berbasis AI: Asia Pasifik Susun Arah Menuju Masa Depan Digital yang Lebih Cerdas
Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.
Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.
Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.
Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center











