Menelusuri Jejak Sejarah Prabu Siliwangi yang Diinobatkan Sebagai Raja Pakuan Pajajaran pada 3 Juli 1483

- Jurnalis

Rabu, 4 Juni 2025 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prasasti Batutulis. (Instagram.com @ibrahimaaskr)

Prasasti Batutulis. (Instagram.com @ibrahimaaskr)

BOGOR – 3 Juni 1482: Awal Mula Sejarah Kota Bogor. Tanggal 3 Juni 1482 menjadi tonggak penting dalam sejarah Kota Bogor.

Pada hari itu, Sri Baduga Maharaja, yang lebih dikenal sebagai Prabu Siliwangi, dinobatkan sebagai Raja Pakuan Pajajaran.

Penobatan ini menandai penyatuan dua kerajaan besar di Tatar Sunda: Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh.

Sri Baduga Maharaja merupakan putra dari Prabu Dewa Niskala, Raja Galuh yang berpusat di Kawali, Ciamis.

Pernikahannya dengan Nyi Kentring Manik, putri Prabu Susuk Tunggal dari Kerajaan Sunda, memperkuat ikatan antara dua kerajaan tersebut.

Penobatan Sri Baduga Maharaja berlangsung selama sembilan hari dalam upacara yang dikenal sebagai “Kedabhakti”.

Upacara ini mencerminkan pentingnya momen tersebut dalam sejarah Tatar Sunda.

Peristiwa ini kemudian dijadikan dasar penetapan Hari Jadi Kota Bogor pada 3 Juni setiap tahunnya.

Prasasti Batutulis: Bukti Kejayaan Prabu Siliwangi

Prasasti Batutulis, yang terletak di Kelurahan Batutulis, Bogor Selatan, menjadi saksi bisu kejayaan Kerajaan Pakuan Pajajaran.

Prasasti ini dibuat pada tahun 1533 oleh Prabu Surawisesa, putra Sri Baduga Maharaja, untuk mengenang dan menghormati ayahandanya.

Dalam prasasti tersebut, Sri Baduga Maharaja disebut dengan gelar “Sri Baduga Maharaja Ratu Haji di Pakwan Pajajaran Sri Sang Ratu Dewata”.

Prasasti ini ditulis dalam bahasa Sunda Kuno dengan aksara Kawi. Isinya mencatat berbagai pencapaian Sri Baduga Maharaja.

Termasuk pembangunan infrastruktur seperti parit pertahanan, balai pertemuan, dan hutan konservasi Samida.

Prasasti Batutulis menjadi bukti otentik keberadaan dan kejayaan Kerajaan Pakuan Pajajaran di masa lalu.

Dari Pakuan ke Bogor: Transformasi Sebuah Kota

Pakuan Pajajaran, yang dahulu menjadi ibu kota Kerajaan Sunda, terletak di antara dua sungai besar: Ciliwung dan Cisadane.

Lokasi strategis ini menjadikan Pakuan sebagai pusat pemerintahan dan kebudayaan.

Namun, pada tahun 1579, Pakuan Pajajaran diserang dan dihancurkan oleh Kesultanan Banten, menyebabkan kota ini ditinggalkan selama beberapa dekade.

Pada masa kolonial Belanda, wilayah ini dikenal dengan nama Buitenzorg dan dijadikan sebagai tempat peristirahatan gubernur jenderal.

Setelah kemerdekaan Indonesia, nama Bogor kembali digunakan dan kota ini berkembang menjadi pusat pendidikan, penelitian, dan pariwisata.

Penetapan Hari Jadi Bogor: Menghargai Warisan Sejarah

Penetapan 3 Juni sebagai Hari Jadi Kota Bogor dilakukan pada tahun 1973 melalui sidang pleno DPRD Kabupaten Daerah Tingkat II Bogor.

Keputusan ini didasarkan pada peristiwa penobatan Sri Baduga Maharaja sebagai Raja Pakuan Pajajaran pada 3 Juni 1482.

Perayaan Hari Jadi Bogor setiap tahunnya menjadi momen refleksi dan penghargaan terhadap sejarah dan budaya lokal.

Berbagai kegiatan digelar untuk memperingati hari bersejarah ini, termasuk upacara adat, pameran budaya, dan pertunjukan seni tradisional.

Menjaga dan Melestarikan Warisan Budaya Bogor

Sebagai kota yang kaya akan sejarah, Bogor memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan warisan budayanya.

Prasasti Batutulis, sebagai salah satu peninggalan penting, harus dirawat dan dijaga agar dapat terus menjadi sumber pengetahuan bagi generasi mendatang.

Pemerintah daerah, bersama dengan masyarakat dan lembaga budaya, perlu bekerja sama dalam upaya pelestarian situs-situs bersejarah.

Edukasi tentang sejarah lokal juga penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga identitas dan jati diri kota.

Membangun Masa Depan dengan Meneladani Masa Lalu

Perayaan Hari Jadi Bogor ke-543 bukan hanya sekadar mengenang masa lalu, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Dengan meneladani nilai-nilai kepemimpinan dan kebijaksanaan Sri Baduga Maharaja, Bogor dapat terus berkembang sebagai kota yang berbudaya, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Mari kita jadikan peringatan ini sebagai pengingat akan pentingnya menjaga warisan budaya dan sejarah, serta sebagai inspirasi untuk terus berkontribusi dalam pembangunan kota yang kita cintai.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Bisnispost.com dan Ekbisindonesia.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Apakabartv.com dan Pusatsiaranpers.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Sulawesiraya.com dan Harianjayakarta.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Prestasi Siswa SMA Dwiwarna Jadi Bukti Kualitas Sekolah
Publikasi Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026
Bogor Barat Butuh Banyak Sarjana dari Berbagai Disiplin Ilmu
Memanfaatkan AI, Fakultas Teknik UNJ Gelar Pengabdian Kepada Masyarakat di SMA Plus Putra Melati
Viral di Medsos Pengakuan Pemohon Dimintai Uang, Sontang: Laporkan akan Saya Tindak Tegas
Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor Disorot Aktivis Transparansi Publik, Minta Hasil Pemeriksaan Dibuka Secara Luas
Audiensi Kajari Kabupaten Bogor dan PPWI Perkuat Transparansi Penegakan Hukum Serta Pengawasan Publik di Daerah
Intip Cara Dokter Asal Cileungsi Ini Ajarkan Anak Hidup Bersih dan Sehat Lewat Metode ‘Si Kembar
Harian Indonesia Group (HIG) mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release, content placement, dan iklan. Penting untuk instansi, organisasi, dunia bisnis, dan tokoh publik. Kerja sama, hubungi: 08531-5557788

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:56 WIB

3C Bergabung dengan Datalec untuk Membentuk Platform Layanan Pendinginan Cair dan Layanan Pusat Data dengan Pendapatan Lebih dari US$400 Juta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:59 WIB

Pemilik Rumah di Indonesia Kini Dapat Mengonfigurasi Homelift Otis dan Mendapatkan Estimasi Harga Secara Online

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:58 WIB

Net5.5G Intelligent IP Network Summit Soroti Pentingnya Jaringan IP yang Aman dan Tangguh untuk Mendorong Pertumbuhan di Era AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:24 WIB

Grup Perhotelan Uzbekistan TEG Rampungkan Penggabungan Usaha di AS

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:04 WIB

Semangat Guan Gong Satukan Generasi Muda di Berbagai Negara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Program Executive MBA di SMU Tembus Peringkat 50 Besar Dunia dalam Daftar yang Dirilis Financial Times

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Solusi NG WAN Huawei Kini Siap Digunakan secara Komersial dan Berskala Luas, Dorong Pertumbuhan Operator Telekomunikasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:23 WIB

AITO Perkuat Fondasi Pertumbuhan Global melalui Keunggulan Produk dan Pengakuan Pasar

Berita Terbaru

Pers Rilis

Semangat Guan Gong Satukan Generasi Muda di Berbagai Negara

Kamis, 15 Okt 2026 - 03:04 WIB