Sebanyak 347 Warga Terdampak di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor, Pascagempa M4,6 Sukabumi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 15 Desember 2023 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dampak kerusakan rumah warga akibat gempa M4,6 yang mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. (Dok. BPBD Kabupaten Bogor)

Dampak kerusakan rumah warga akibat gempa M4,6 yang mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. (Dok. BPBD Kabupaten Bogor)

HARIANBOGOR.COM – Gempabumi berkekuatan M4,6 yang berpusat di darat 25 km Barat Laut dengan kedalaman 5 km Kabupaten Sukabumi terjadi Kamis (14/12) pagi hari.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Peristiwa itu berdampak pada warga di wilayah Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor.

Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB mencatat data per Kamis (14/12/2023) pukul 13.00 WIB.

Gempa berdampak terhadap 347 warga dengan rincian 309 warga Kabupaten Bogor dan 38 warga Kabupaten Sukabumi.

Kejadian ini juga menyebabkan 12 warga di Kabupaten Bogor terpaksa mengungsi akibat rumahnya rusak oleh gempa.

Baca artikel lainnya di sini : Termasuk Bandung, BMKG Pakirakan Mayoritas Hujan Turun di Tengah hingga Tmur Indonesia

Lebih lanjut dampak kerusakan juga tercatat pada sejumlah bangunan. Kaji cepat sementara mencatat, 8 rumah rusak sedang dan 81 rumah rusak ringan di Kabupaten Bogor.

Lebih lanjut, 2 rumah rusak sedang dan 5 rumah rusak ringan di Kabupaten Sukabumi.

Penerjunan Tim Reaksi Cepat

Lihat juga konten video, di sini: Serahkan Bantuan Dana Stimulan Gagal Panen Akibat Banjir, Kepala BNPB Dampingi Presiden Jokowi

BPBD Kabupaten Sukabumi dan BPBD Kabupaten Bogor melakukan asesmen pasca gempa M4,6 yang mengguncang Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (14/12).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Medi, mengatakan pihaknya telah mengirimkan Tim Reaksi Cepat (TRC) dilokasi kejadian.

“Kami sudah menerjunkan Tim TRC ke lokasi kejadian untuk melakukan pendataan lanjutan dan monitoring dampak kerusakan,” ujar Medi melalui sambungan telepon, Kamis (14/12).

Hasil kaji cepat sementara, medi menyebutkan rumah yang terdampak gempa didominasi oleh rumah yang tidak memiliki sloof pada bangunan.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Seperti diketahui, sloof merupakan bagian dari struktur sebuah bangunan yang letaknya ada di bagian pondasi bangunan dalam bentuk horizontal.

“Selain itu kerusakan rumah juga dampak lanjutan dari gempa seminggu lalu (8/12) yang semula rusak ringan kemudian menjadi rusak sedang, ditambah lagi bangunannya tidak memiliki sloof,” jelas Medi.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Pada kesempatan yang sama, Danki TRC BPBD Kabupaten Bogor, Hayat, menyampaikan bahwa pihaknya juga telah menugaskan tim untuk meninjau kerusakan yang diakibatkan oleh gempa.

“Gempa memang terasa sampai sini (Kabupaten Bogor) sekitar lima detikan dan saya sudah menerjunkan 25 anggota Tim TRC ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan darurat dilokasi terdampak,” jelas Hayat melalui sambungan telepon, Kamis (14/12).

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

Adapun BPBD Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor juga terus melakukan kaji cepat dan memberikan dukungan kepada warga terdampak untuk memenuhi kebutuhan dasar selama tanggap darurat.***

Berita Terkait

Bakesbangpol : Di Usia Ke-18 Tahun, FKDM di Harapkan, Lebih Kuat Jadi Fasilitator untuk Warga
Long Weekend, Mulai Besok.Polisi Akan Gelar Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Puncak, Bogor
BPC PHRI Kabupaten Bogor Perkuat Jalinan Antar Anggota, Dikemas Dalam Halbil
Farhat Abas Maju di Pilwalkot Bogor, Ketua DPD Nasdem Menyebut, Berpeluang Sangat Besar
Polisi Tangkap Pelakunya di Kawasan Bogor, Aksi Begal HP Siswi SMP Terjadi di Depok
Termasuk Bogor, Penyaluran Bansos di Jawa Barat pada Tahun 2020 sampai 2023 Terbesar di 7 Kabupaten
Pemilu Telah Usai, Anggota PPS Desa Ciderum Pertanyakan, Kenapa 4 Bulan Gaji Tak Kunjung Cair?
Banyak Persoalan Tentang Pertanahan AHY Janji Akan Sikat Habis Mapia Tanah
Harian Indonesia Group (HIG) mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release, content placement, dan iklan. Penting untuk instansi, organisasi, dunia bisnis, dan tokoh publik. Kerja sama, hubungi: 08531-5557788

Berita Terkait

Kamis, 9 Mei 2024 - 13:22 WIB

Long Weekend, Mulai Besok.Polisi Akan Gelar Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Puncak, Bogor

Selasa, 7 Mei 2024 - 16:19 WIB

BPC PHRI Kabupaten Bogor Perkuat Jalinan Antar Anggota, Dikemas Dalam Halbil

Kamis, 2 Mei 2024 - 09:51 WIB

Farhat Abas Maju di Pilwalkot Bogor, Ketua DPD Nasdem Menyebut, Berpeluang Sangat Besar

Kamis, 2 Mei 2024 - 09:28 WIB

Polisi Tangkap Pelakunya di Kawasan Bogor, Aksi Begal HP Siswi SMP Terjadi di Depok

Selasa, 30 April 2024 - 08:18 WIB

Termasuk Bogor, Penyaluran Bansos di Jawa Barat pada Tahun 2020 sampai 2023 Terbesar di 7 Kabupaten

Senin, 29 April 2024 - 14:38 WIB

Pemilu Telah Usai, Anggota PPS Desa Ciderum Pertanyakan, Kenapa 4 Bulan Gaji Tak Kunjung Cair?

Senin, 22 April 2024 - 20:17 WIB

Banyak Persoalan Tentang Pertanahan AHY Janji Akan Sikat Habis Mapia Tanah

Jumat, 19 April 2024 - 07:11 WIB

Pengacara Kondang, Farhat Abas Resmi Mendaftar, Jadi Balon Walikota Bogor pada Pilkada 2024

Berita Terbaru