BEIJING, 3 Juni 2026 /PRNewswire/ — Malaysia akan terus memperkuat kerja sama persahabatan dengan Tiongkok, serta mengembangkan berbagai industri mutakhir secara kolaboratif. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Dewan Negara Malaysia, Nur Jazlan.
Dalam wawancara bersama media di sela-sela ajang RCEP Local Governments and Friendship Cities Cooperation (Huangshan) Forum 2026 yang berlangsung di Provinsi Anhui, Tiongkok timur, pada 27–29 Mei lalu, Nur Jazlan menilai, hubungan ekonomi bilateral antara Malaysia dan Tiongkok terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir, sejalan dengan semakin eratnya pertukaran masyarakat di kedua negara. Menurutnya, kemitraan Malaysia dan Tiongkok terjalin secara tulus dan stabil.
Terkait kerja sama regional, Nur Jazlan menilai kolaborasi antara Malaysia dan Provinsi Anhui memiliki potensi besar. Ia mendorong kedua pihak memperdalam kerja sama di sektor pariwisata, industri mutakhir, industri otomotif, serta pertanian.
Menurut Nur Jazlan, penerbangan langsung antara Malaysia dan Anhui telah mempermudah mobilitas masyarakat di kedua wilayah. Kendati demikian, ia menilai, peluang pengembangan kerja sama pariwisata masih sangat besar.
Dalam bidang industri, Nur Jazlan optimistis terhadap prospek kerja sama antara Malaysia dan Anhui. Ia menyoroti keunggulan Anhui dalam berbagai sektor teknologi maju, seperti kedirgantaraan dan kecerdasan buatan (AI), yang dapat memberikan manfaat bagi Malaysia. Kedua pihak juga dapat bekerja sama mengembangkan industri-industri baru di kawasan Asia Tenggara.
Anhui juga dikenal memiliki industri otomotif yang maju. Karena itu, Nur Jazlan berharap, semakin banyak produsen otomotif asal Anhui yang membangun fasilitas perakitan dan manufaktur kendaraan energi baru di Malaysia. Ia juga mendorong peningkatan kerja sama antaruniversitas di kedua pihak guna mencetak lebih banyak talenta di bidang AI dan ekonomi baru yang memperkuat basis sumber daya manusia untuk mendukung pembangunan regional.
Lebih lanjut, Nur Jazlan menuturkan bahwa Anhui, salah satu provinsi penghasil biji-bijian utama di Tiongkok, berhasil meningkatkan produktivitas pertanian melalui pemanfaatan teknologi canggih. Mengingat sektor pertanian juga berperan besar dalam ketahanan pangan Malaysia, kerja sama dengan Anhui di bidang tersebut dinilai memiliki nilai strategis. Ia turut menyoroti peluang besar kerja sama di industri pengolahan pangan, khususnya makanan beku-kering (freeze-dried food), seiring meningkatnya urbanisasi dan gaya hidup masyarakat yang semakin dinamis.
Sebagai forum tingkat nasional yang digelar setiap tahun, RCEP Local Governments and Friendship Cities Cooperation (Huangshan) Forum telah berkembang sebagai platform penting bagi pertukaran dan kerja sama antara Provinsi Anhui dan negara-negara anggota Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) sejak pertama kali digelar pada 2023.
Tautan artikel: https://en.imsilkroad.com/p/350822.html









