Program Studi Teknologi dan Manajemen Pembenihan Ikan (IKN), Sekolah Vokasi, IPB University, melaksanakan komitmennya dalam pengabdian masyarakat melalui solusi tepat guna untuk mengatasi permasalahan pokok pembudidaya ikan.
Pada Jumat, 10 Oktober 2025, tim dosen melakukan kegiatan penyuluhan dan pendampingan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Garuda 09 di Kelurahan Mulyaharja, Kota Bogor.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Focus Group Discussion (FGD) yang sebelumnya digelar oleh tim prodi IKN dengan Pokdakan Garuda 09.
Dari hasil FGD tersebut, teridentifikasi sejumlah masalah krusial, di antaranya adalah tingginya biaya pakan komersial yang membebani operasional budidaya, serta kualitas pakan yang digunakan seringkali rendah protein, sehingga berdampak pada pertumbuhan dan kesehatan ikan.
Sebagai rangkaian dari pengabdian terpadu dan terpusat Sekolah Vokasi IPB di Kelurahan Mulyaharja, tema yang diangkat pun dirancang sebagai jawaban langsung atas masalah tersebut, yaitu “Budidaya Maggot: Solusi Pakan Berprotein Tinggi dan Ramah Lingkungan untuk Budidaya Ikan Air Tawar.”
Dipimpin oleh Ketua Pokdakan Garuda 09, Bapak Kiki, para anggota kelompok menyambut baik solusi yang ditawarkan. Tim dosen yang terdiri dari Dr. Andri Hendriana, Dr. Mohamad Iqbal Kurniawinata, dan Dr. Imam Tri Wahyudi memaparkan teknik budidaya maggot Black Soldier Fly yang aplikatif dan mudah diadopsi.
“Permasalahan biaya pakan yang tinggi dan kualitas pakan yang rendah protein adalah isu klasik yang sering dihadapi pembudidaya.”
“Melalui FGD, kami mendengar keluhan ini langsung dari para pelaku. Oleh karena itu, kami hadir dengan alternatif solusi budidaya maggot.”
“Maggot merupakan sumber protein hewani yang sangat tinggi (sekitar 40-50%) dan dapat dibudidayakan dengan memanfaatkan limbah organik. Ini adalah solusi yang menekan biaya sekaligus meningkatkan kualitas pakan,” jelas Dr. Andri Hendriana selaku ketua tim pengabdian.
Baca Juga:
Materi yang disampaikan bersifat praktis, penjelasan kendang larva dan induk lalat, manajemen pemeliharaan, hingga pemanenan.
Untuk memastikan keberlanjutan, tim dosen IKN Sekolah Vokasi IPB menyerahkan satu set peralatan kultur maggot secara simbolis kepada Pokdakan Garuda 09.
“Bantuan peralatan ini adalah langkah awal untuk implementasi. FGD membantu kami memahami akar masalah, dan hari ini kami tidak hanya memberi teori, tetapi juga alat untuk mempraktikkannya.”
“Pendampingan akan kami lanjutkan hingga Pokdakan Garuda 09 benar-benar mandiri dalam memproduksi pakan alternatif ini,” tambah Dr. Mohamad Iqbal Kurniawinata.
Baca Juga:
Dr. Imam Tri Wahyudi menegaskan bahwa solusi ini memiliki nilai ganda. “Ini bukan sekadar tentang pakan murah.
Ini tentang membangun sistem budidaya yang cerdas dan berkelanjutan. Kami mengajak para pembudidaya untuk mengubah sampah dapur dan sisa pertanian menjadi protein bernilai tinggi, menerapkan ekonomi sirkular.”
Bapak Kiki, selaku ketua Pokdakan Garuda 09, mengungkapkan rasa syukur dan optimismenya, dan punya harapan baru untuk bisa memproduksi pakan sendiri yang berkualitas, sehingga profit kami bisa lebih baik.
Melalui kegiatan ini, Program Studi IKN Sekolah Vokasi IPB tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membangun kemandirian pakan pada tingkat pembudidaya, menciptakan solusi perikanan budidaya yang berkelanjutan dan berdaya saing.***
Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Sawitpost.com dan Rilisbisnis.com
Baca Juga:
Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Femme.id dan Haiupdate.com
Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Halogorontalo.com dan Hallopapua.com
Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.
Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.
Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com
Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.
Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.
Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.
Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center













