UPDATE: Dampak Kerusakan Akibat Bencana Alam Gempabumi M 4.0 yang Melanda Kabupaten Bogor

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 9 Desember 2023 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gempabumi berkekuatan magnitudo (M) 4.0 yang berpusat di 6.73 LS dan 106.61 BT atau 25 kilometer (km) sebelah barat daya Kota Bogor pada kedalaman 5 km. (Facebook.com/@Badan Nasional Penanggulangan Bencana)

Gempabumi berkekuatan magnitudo (M) 4.0 yang berpusat di 6.73 LS dan 106.61 BT atau 25 kilometer (km) sebelah barat daya Kota Bogor pada kedalaman 5 km. (Facebook.com/@Badan Nasional Penanggulangan Bencana)

HARIANBOGOR.COM – Gempabumi berkekuatan magnitudo (M) 4.0 yang berpusat di 6.73 LS dan 106.61 BT atau 25 kilometer (km) sebelah barat daya Kota Bogor pada kedalaman 5 km.

Terjadi pada Jumat (8/12/2023) dini hari dan berdampak pada kerusakan bangunan di wilayah Kabupaten Bogor hingga Sukabumi.

Hasil kaji cepat sementara yang dihimpun Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat, per hari ini, Sabtu (9/12/2023), kerusakan di wilayah Kabupaten Bogor meliputi;

Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan, yang mana 7 unit rumah di Kampung Cigarehong RT 02 RW 08, mengalami rusak sedang dan berdampak pada 7 KK / 21 jiwa.

Satu unit Mushola Al-Istikomah juga mengalami kerusakan.

Baca artikel lainnya di sini :Capres Prabowo Subianto Sebut Indonesia Dihormati Negara Lain Karena Damai, Perlu Kerja Keras Bersama

Kemudian Kampung Pada Jaya RT 01, 02 RW 09, sebanyak 7 unit rumah rusak sedang dan berdampak pada 7 KK / 31 jiwa.

Selain itu satu unit Mushola Al-Falah turut mengalami kerusakan.

Berikutnya Kampung Pada Jembar RT 04 RW 09 dan Kampung Cimapag RT 01 RW 12 masih dalam assesmen.

Lihat juga konten video, di sini: Hadiri Mukernas III MUI, Prabowo Subianto Sebut Tidak Ada Kemakmuran Kalau Rakyat Tak Bahagia

Total sementara kerusakan di Kecamatan Pamijahan ada 14 unit rumah.

Warga Kampung Pada Jaya terpaksa harus mengungsi ke kampung sebelah yang berjarak 200 meter.

Total pengungsian ada sebanyak 11 KK / 41 jiwa, termasuk 1 orang ibu hamil dan 2 Balita.

Kemudian kerusakan di wilayah Kabupaten Sukabumi meliputi Kampung Pasirmasigit, Desa Cipeteuy di Kecamatan Kabandungan.

Yang mana ada 9 unit rumah rusak berat (RB), 28 unit rumah rusak sedang (RS) dan 37 Unit rumah rusak ringan (RR).

Selanjutnya di Desa Mekarjaya ada 1 unit rumah rusak berat (RB) dan berdampak pada 1 KK/6 jiwa, 1 unit rumah rusak sedang (RS) dan berdampak pada 1 KK/1 jiwa.

Serta 14 unit rumah ringan (RR) berdampak pada 14 KK/48 jiwa. Total terdampak 16 KK/56 jiwa.

Berikutnya Desa Cihamerang sebanyak 29 unit rumah rusak ringan (RR).

Desa Kabandungan ada 1 unit rumah rusak berat (RB), 9 unit runah rusak sedang (RS) dan 3 unit rumah rusak ringan (RR).

Desa Tugu Bandung ada 1 unit rumah rusak ringan (RR). Total rumah rusak adalah 11 RB, 38 RS dan 81 RR.

Sedangkan total warga terdampak ada 27 KK di Kampung Pasirmasigit dan yang lainnya masih dalam proses kaji cepat.

Hingga saat ini, bantuan tanggap darurat sangat dibutuhkan termasuk terpal dan tenda dome keluarga.

Pihak BPBD mengkonfirmasi 1 unit tenda dome sudah terpasang dari KSB Kabandungan.

Sebagai upaya percepatan penanganan darurat, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Barat, Dani Ramdan, saat ini sudah turun ke lokasi.

Untuk meninjau dan memberikan arahan kepada BPBD Kabupaten Sukabumi maupun BPBD Kabupaten Bogor.

Adapun BPBD Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor juga terus melakukan kaji cepat dan memberikan dukungan kepada warga terdampak untuk memenuhi kebutuhan dasar selama tanggap darurat.***

Berita Terkait

Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor Disorot Aktivis Transparansi Publik, Minta Hasil Pemeriksaan Dibuka Secara Luas
Audiensi Kajari Kabupaten Bogor dan PPWI Perkuat Transparansi Penegakan Hukum Serta Pengawasan Publik di Daerah
Intip Cara Dokter Asal Cileungsi Ini Ajarkan Anak Hidup Bersih dan Sehat Lewat Metode ‘Si Kembar
Program Studi Teknologi dan Manajemen Pembenihan Ikan Sekolah Vokasi IPB Perkenalkan Budidaya Maggot sebagai Solusi Pakan Ikan Mandiri dan Ramah Lingkungan
Dr. Richard Lee Resmikan Masjid DRL di Bogor, Terinspirasi Kisah Nabi
Ini Bantahan Umar Terkait Berkas Pemohon yang Diduga Hilang di Kantah Kabupaten Bogor I
Dari Cibinong ke Nasional, PETI Jadi Luka Lama yang Terulang Lagi
Penanganan Bencana Alam di Bogor dan Bengkulu: Strategi Adaptasi Menghadapi Perubahan Iklim
Harian Indonesia Group (HIG) mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release, content placement, dan iklan. Penting untuk instansi, organisasi, dunia bisnis, dan tokoh publik. Kerja sama, hubungi: 08531-5557788

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 09:26 WIB

AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026

Kamis, 16 April 2026 - 09:01 WIB

Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang

Kamis, 16 April 2026 - 02:30 WIB

Kekurangan tenaga kerja dan risiko penggajian menghambat pertumbuhan bisnis: Remote menemukan bahwa 72% bisnis di seluruh dunia telah gagal mencapai target-target utama

Kamis, 16 April 2026 - 02:00 WIB

Clé de Peau Beauté Lanjutkan Kemitraan Global dengan UNICEF, Jangkau 7,3 Juta Anak Perempuan sebagai Target Baru

Kamis, 16 April 2026 - 01:00 WIB

Southeast Asia Blockchain Week Kembali ke Bangkok untuk Edisi Ketiga

Kamis, 16 April 2026 - 00:07 WIB

Risen Energy Raih Pesanan Modul HJT 1,2 GW dari China Huaneng Group, Semakin Memperkuat Posisinya sebagai Pemimpin Industri

Rabu, 15 April 2026 - 22:38 WIB

Fortune perluas kepemimpinan di Asia dengan Direktur Editorial dan Kepala Brand Studio baru

Rabu, 15 April 2026 - 21:30 WIB

Laporan GSMA Mendesak Jepang Agar Berani Mengubah Keunggulan Teknis Menjadi Kepemimpinan Digital Global

Berita Terbaru